Perusahaan EO — Mengadakan suatu acara memerlukan beberapa persiapan yang mumpuni. Seperti menyiapkan tema acara, mengatur vendor, menentukan lokasi, hingga mencari catering dan perlengkapan acara lainnya.

Oleh karena itu, tidak sedikit orang yang menggunakan jasa event planner maupun event organizer saat ingin membuat acara. Namun tahukah kamu apa pengertian dari keduanya? Yuk simak beberapa informasi tentang event planner dan event organizer agar mengenali keduanya lebih dalam.

Pengertian Event Planner dan Event Organizer

Credit: Young On Top

Istilah event planner diambil dari kata dalam Bahasa Inggris yakni event dan planner. Event sendiri artinya acara, sedangkan planner berarti seorang perencana. Seperti namanya event planner bertugas untuk merancang dan mengatur acara yang akan dilaksanakan. Event planner biasanya bisa berupa tim atau perorangan.

Kurang lebih sama dengan event planner, event organizer adalah pihak penyedia jasa dalam mengatur berjalannya suatu acara. Istilah event organizer diambil dari kata bahasa inggris yaitu event dan organizer, yang mana event berarti acara dan organizer berarti penyelenggara. Event organizer biasanya berbentuk tim yang mana bertugas untuk menyelenggarakan acara yang sudah didiskusikan dengan client.

Baca Juga: Mengenal Gala Dinner dan Tujuan Penyelenggaraanya

Apakah Event Planner dan Event Organizer Itu Sama?

Credit: LiveAbout

Melihat fungsi dan tugas dari event planner dan event organizer, bisa disimpulkan bahwa kedua jasa profesional ini secara garis besar memiliki kesamaan. Keduanya memiliki tanggung jawab untuk mengorganisir berjalannya acara agar bisa terlaksana dengan lancar sesuai dengan harapan client.

Jika kita lihat dari asal kata event planner dan event organizer, terdapat sedikit perbedaan pada keduanya. Menggunakan kata planner yang artinya perencana, tugas dari event planner sendiri lebih ke bagian konseptor suatu acara. Jenis pekerjaan ini diharuskan untuk menggambarkan bagaimana nanti acara akan dilaksanakan sesuai dengan tema yang sudah dipilih.

Sedangkan event organizer sendiri lebih menonjolkan pada bagaimana para anggota tim akan me-manage acara sesuai dengan plan yang sudah dibuat. Seorang event organizer harus bisa mengorganisir apa-apa saja yang akan dan harus dilakukan saat membuat acara.

Baca Juga: 5 Tips Memilih Event Organizer yang Tepat

Kualifikasi Bagi Seorang Event Planner dan Event Organizer

Credit: RDNE Stock Project Pixabay.com

Menjadi seorang event planner dan event organizer tidaklah mudah. Menjadi pilar dari suksesnya acara mengharuskan para anggota dari kedua posisi ini membutuhkan kualifikasi dan keahlian tertentu. Kualifikasi yang ditentukan juga bukan tanpa sebab, melainkan agar nantinya para client akan puas untuk menggunakan jasa kamu karena acara yang dilaksanakan bisa berjalan dengan lancar.

Beberapa kualifikasi yang harus dimiliki oleh para event planner dan event organizer adalah kemampuan dalam problem solving, memiliki kreatifitas yang tinggi, mampu berkomunikasi dengan baik, dapat bekerja dengan tim, manajemen waktu yang efektif, multitasking, hingga leadership.

Jika kamu sudah memenuhi kualifikasi diatas, bukan tidak mungkin bahwa kamu dapat dipercaya oleh client untuk mengerjakan suatu acara. Namun tak perlu khawatir jika kamu masih belum memiliki beberapa kualifikasi diatas karena soft skills seperti itu dapat kamu pelajari secara perlahan. Ingat, practice makes perfect!

Baca Juga: 7 Manfaat Penggunaan Event Organizer dalam Acara Gathering

Acara-acara yang Biasa Dikerjakan oleh EO dan Event Planner

Credit: Trung Nguyen Pixabay.com

Acara yang biasa diselenggarakan oleh bidang pekerjaan ini sangat beragam. Mulai dari acara formal dan non formal, acara hiburan dan acara profesional, acara dengan skala nasional hingga skala internasional. Beberapa contoh acaranya adalah corporate event, marketing event, acara pernikahan, dan konferensi.

  • Corporate event umumnya dilakukan dengan tujuan untuk membentuk kerjasama antar karyawan dan sebagai sarana hiburan. Maka dari itu dalam merancang acara ini, seorang event planner harus bisa membuat kegiatan yang seru dan menyenangkan.
  • Dengan tujuan promosi, biasanya marketing event akan dikerjakan oleh EO berjenis Brand Activation. Seperti namanya, EO jenis ini akan merancang acara berupa peluncuran produk atau merek agar mendapat respon positif dari para konsumen dan semua orang yang terlibat dalam event marketing ini.
  • Contoh acara terakhir yakni konferensi. Acara ini biasanya ditangani oleh EO jenis MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition). Konferensi biasa dilakukan secara formal atau nonformal sesuai dengan tujuan dan tema yang diajukan oleh client.

Itulah tadi beberapa informasi terkait event planner dan event organizer. Menggunakan kedua jenis jasa ini akan sangat membantu saat anda ingin mengadakan suatu acara. Yuk hubungi Labiru Event dan ciptakan acaramu dengan sukses!

Leave a Reply

Your email address will not be published.