SEO atau search engine optimization merupakan sebuah strategi digital marketing yang berfungsi untuk menjangkau target audiens melalui halaman teratas pada mesin pencari seperti Google. SEO berfokus pada optimalisasi halaman web untuk mendapatkan peringkat ke satu di mesin pencari dan mendapatkan traffic organik gratis. Namun, SEO membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai hasil yang konsisten.

Terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi SEO diantaranya seperti kecepatan halaman atau performa website, website yang mobile friendly dan responsif, konten yang informatif, relevan dan berkualitas, adanya backlink, pengalaman audiens yang diukur dari jangka waktu si audiens membuka suatu website serta keamanan website dan audiens dari serangan cyber. SEO memiliki beberapa jenis, simak ulasan berikut ini.

Baca juga: Perbedaan SEM dan SEO, Apa Aja?

SEO On-Page

Credit: Ertri Indonesia

 

Lakukan optimasi langsung pada setiap halaman website dengan SEO On-Page. Fokusnya adalah mengoptimalkan konten website dan sumber HTML seperti meta description untuk menarik perhatian audiens dan meningkatkan peluang website Anda mendapatkan peringkat teratas di mesin pencari.

Terdapat enam elemen yang menjadi bagian dari SEO On-Page. Pertama, optimalisasi keyword pada konten akan memudahkan algoritma mesin pencari dalam mengidentifikasi informasi yang dibutuhkan audiens. Tools SEO yang biasanya digunakan adalah Google Keyword Planner. Kedua, meta description yang berisi uraian singkat pada halaman website yang muncul pada bawah judul halaman atau link URL.

Ketiga, konten website yang berkualitas, terpercaya dan kredibel akan lebih diprioritaskan oleh mesin pencari. Keempat, tag judul halaman yang singkat dengan keyword yang relevan dengan pencarian audiens. Kelima, tag header sebagai pemisah konten untuk memudahkan web crawler mengindeks suatu website yang berpotensi menaikkan peringkat teratas di mesin pencari. Keenam, alt text gambar sebagai elemen yang mendeskripsikan gambar dalam sebuah konten.

SEO Off-Page

Credit: Jojonomic

SEO Off-Page adalah upaya optimalisasi di luar website untuk meningkatkan otoritas halaman website dan meraih peringkat teratas di mesin pencari. SEO Off-Page menjadi pertimbangan Google untuk menilai fungsi website atas bisnis bagi audiens. Terdapat empat strategi dalam SEO-Off-Page, pertama yaitu link building yang berfokus pada proses mendapatkan link website lain di dalam website suatu perusahaan atau bisnis. 

Kedua, social media marketing menjadi strategi penting untuk menjalankan bisnis melalui sosial media dengan cara konsisten dalam mempublikasi konten yang informatif dan menarik sehingga berpengaruh pada peningkatan traffic sosial media. Ketiga, menjalin relasi dengan suatu brand atau seorang influencer yang mampu mengenalkan suatu produk atau jasa kepada audiens. Keempat adalah forum yang berpeluang untuk mempromosikan website.

Technical SEO

Credit: Digitademy

Technical SEO merupakan upaya untuk mengoptimalisasi bagian-bagian teknis website agar sesuai dengan kualifikasi algoritma pada mesin pencari. Jenis strategi ini mengarahkan mesin pencari untuk mengindeks halaman website dengan mudah. Apabila suatu website menggunakan teknis SEO yang baik maka website tersebut akan berada di peringkat teratas mesin pencari.

Enam faktor yang perlu Anda pertimbang ketika menerapkan strategi technical SEO. Pertama, kecepatan loading pada suatu website. Apabila website berjalan dengan lambat menyebabkan bounce rate yang tinggi dan peringkat terbawah. Oleh karena itu, perlu diidentifikasi elemen yang perlu dioptimalkan untuk mengurangi redirect halaman website. 

Kedua, schema markup yang ditambahkan dengan kode HTML untuk memudahkan mesin pencari menemukan konten yang lebih baik. Ketiga, internal link yang merujuk pada penambahan hyperlink yang mengarahkan pada halaman website yang sama. Keempat, XML sitemap yang merupakan kumpulan URL website yang berguna sebagai petunjuk bagi crawler menjangkau halaman di website dengan lebih cepat. 

Kelima, accelerated mobile pages berfungsi untuk meringankan halam untuk mengoptimalkan waktu loading bagi audiens yang menggunakan smartphone. Keenam, enkripsi SSL dengan menggunakan HTTPS pada setiap URL halaman website yang menjadi salah satu faktor peringkat suatu website di mesin pencari. 

Local SEO

Credit: Jagoan Hosting

Local SEO merupakan upaya dari strategi SEO untuk mengoptimalkan visibilitas bisnis lokal pada mesin pencari. Strategi ini mampu mempromosikan brand, produk hingga layanan ke seluruh lapisan masyarakat. Mesin pencari seperti Google mampu menyajikan tiga hasil pencarian lokal beserta uraian singkat seperti lokasi, rating, ulasan, alamat pada suatu bisnis. Namun tetap perlu memperhatikan empat hal berikut ini.

Pertama, perlu membuat akun atau profil google my business dengan data yang akurat sebagai faktor peringkat website. Kedua, riset keyword lokal pada website yang memaparkan produk atau jasa yang ditawarkan. Ketiga, konten yang relevan dengan demografi, tentunya akan berpengaruh pada visibilitas website bisnis. Keempat adalah ulasan dari konsumen sebagai bentuk kepercayaan kepada suatu bisnis. 

Leave a Reply

Your email address will not be published.