Jasa EO – Dunia event tidak selalu identik dengan panggung megah, musik spektakuler, atau pesta mewah. Terkadang, justru festival yang terlihat paling aneh atau nyelenehlah yang paling menarik perhatian dunia dan media internasional. Keunikan festival-festival ini tidak hanya terletak pada kegilaan visualnya, tapi juga filosofi, sejarah, dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Dari lomba lempar keju di Inggris hingga balapan kasur di kota kecil, setiap tradisi memiliki cerita panjang yang membuatnya tetap populer hingga kini.

Cheese Rolling Festival – Inggris

Credit: Theglobeandmail

Cheese Rolling Festival di Cooper’s Hill, Inggris, adalah salah satu festival paling ekstrim sekaligus menghibur di dunia. Ribuan peserta berlari menuruni bukit curam untuk mengejar roda keju raksasa yang berguling, seringkali terjatuh atau terpental karena medan yang sulit. Festival ini bukan sekadar adu kecepatan, tapi juga simbol keberanian, kegigihan, dan kegilaan manusia yang bisa berubah menjadi tradisi mendunia.

Wife Carrying Championship – Finlandia

Credit: The Guardian Nigeria News

Di Finlandia, Wife Carrying Championship menampilkan kombinasi kekuatan fisik, strategi, dan humor. Para pria berlomba membawa istrinya melewati jalur rintangan berlumpur, air, dan tanjakan yang menantang. Tradisi ini lahir dari legenda lokal, dan kini peserta dari berbagai negara ikut mencoba pengalaman unik ini.

Baca juga: Mengapa CSR Event Penting bagi Citra Perusahaan

La Tomatina – Spanyol

The La Tomatina Festival is a world-famous event that takes place on the last Wednesday of August in Buñol, a small town near Valencia, Spain.
Credit: Blog Flydivinetravels

La Tomatina di Buñol, Spanyol, menampilkan festival yang terkenal karena kekacauannya yang menyenangkan. Ribuan orang melempar tomat matang satu sama lain, hingga jalanan seluruh kota berubah menjadi lautan merah yang lengket. Tradisi ini telah dimulai sejak 1940-an dan menjadi simbol kebebasan berekspresi serta kegembiraan yang murni. Di balik kegilaan visualnya, festival ini menunjukkan solidaritas, karena peserta bekerja sama untuk menjaga agar kegiatan tetap aman dan terorganisir.

Baby Jumping Festival – Spanyol

El Colacho Baby Jumping Festival, Spain | National Geographic
Credir: National Geographic

El Colacho atau Baby Jumping Festival menampilkan salah satu tradisi paling ekstrem sekaligus unik di dunia. Pria berpakaian setan melompati bayi yang diletakkan di kasur untuk menyucikan mereka dari roh jahat dan membawa keberuntungan bagi keluarga. Festival ini berlangsung sejak abad ke-17 dan hingga kini masyarakat terus menjalankannya sebagai bagian dari ritual keagamaan dan budaya lokal. Panitia secara ketat menjaga keselamatan bayi, dan acara ini memadukan spiritualitas, kepercayaan, dan pertunjukan visual yang memukau.

Mud Festival – Korea Selatan

South Korea's annual mud festival | CNN
Credit: CNN

Boryeong Mud Festival di Korea Selatan awalnya diciptakan untuk mempromosikan produk kecantikan berbahan lumpur mineral. Namun, festival ini berkembang menjadi acara musim panas terbesar di negara tersebut, menarik pengunjung dari seluruh dunia. Ribuan orang bermain lumpur, ikut lomba gulat, dan berpartisipasi dalam berbagai aktivitas seru di bawah sinar matahari. Festival ini membuktikan bahwa hal sederhana, jika dikemas dengan kreativitas, bisa menjadi fenomena global sekaligus sumber hiburan dan interaksi sosial yang menyenangkan.

Baca Juga: Update Trend Terbaru  Tahun 2025 Industri 4.0

World Pillow Fight Day – Amerika Serikat dan Eropa

Pictures: Thousands join giant feathery fight - BBC Newsround
Credit: BBC

Setiap tahun, kota-kota besar seperti New York, London, dan Amsterdam menggelar World Pillow Fight Day, yang mengubah pusat kota menjadi arena perang bantal. Semua orang, dari anak-anak hingga orang dewasa, ikut berpartisipasi dengan bantal masing-masing untuk saling memukul dan bersenang-senang. Tidak ada pemenang, tidak ada kekalahan — hanya tawa, kebahagiaan, dan rasa kebersamaan. Festival ini mengingatkan kita bahwa perayaan sederhana, spontan, dan lucu bisa menjadi momen penting untuk bersatu dalam kegembiraan bersama.

Bed Race – Inggris

Credit: Thebrownandwhite

The Great Knaresborough Bed Race adalah festival kreatif yang menggabungkan parade, olahraga, dan humor dalam satu acara. Peserta menghias kasur mereka dengan tema unik, lalu mendorongnya melewati jalur penuh rintangan sambil berlari secepat mungkin. Festival ini menuntut kerja sama tim, imajinasi, dan strategi agar kasur tetap utuh dan tampil maksimal.

Monkey Buffet Festival – Thailand

Credit: Thesmartlocal

Salah satu festival paling unik di dunia lainnya adalah Monkey Buffet Festival di Lopburi, Thailand. Setiap tahun, penduduk kota menyiapkan makanan berupa buah-buahan, sayuran, dan permen untuk ribuan monyet yang tinggal di kota tersebut. Selain menjadi tontonan lucu, acara ini juga menunjukkan hubungan unik antara manusia dan hewan dalam tradisi lokal yang langka dan menarik perhatian internasional.

Dari roda keju yang berguling hingga kasur yang berlari di jalanan, dunia event penuh dengan kreativitas yang tak terbatas. Festival-festival ini membuktikan bahwa perayaan tidak selalu harus serius atau mewah untuk menjadi bermakna. Humor, kerja sama, nilai budaya, dan semangat kebersamaan sering kali membuat festival-festival aneh ini menjadi kenangan tak terlupakan. Kadang, justru hal-hal paling nyeleneh dan tak masuk akal lah yang meninggalkan kesan paling mendalam bagi peserta dan penonton di seluruh dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.